Gudang SRG Niten dibangun dari dana stimulus fiskal merupakan bantuan dari badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (BAPPEPTI) Kementerian Perdagangan RI pada tahun 2009 yang terletak jalan Bantul km 7 Niten Tirtonirmolo Kasihan seluas 600 m2 dengan kapasitas penyimpanan 1400 ton, sebagai instrumen tunda jual disaat harga komoditas turun dan meningkatkan posisi tawar petani. Mulai beroperasi pada tahun 2010 untuk 3 komoditas yang dapat disimpan di gudang SRG yaitu gabah, beras dan jagung. Pada saat ini telah berkembang penambahan komoditas kedelai setelah terbit permendag nomor 14 tahun 2021 tentang perubahan atas permendag nomor 33 tahun 2020 tentang barang dan persyaratan barang yang dapat disimpan dalam resi gudang.
Dalam rangka implementasi permendag nomor 14 tahun 2021, telah disusun matrik penyiapan srg komoditas kedelai dan penerbitan SK Bupati Bantul Nomor 299 tahun 2021 tentang pembentukan tim percepatan pengelolan sistem resi gudang di kabupaten bantul yang pada intinya untuk Mendukung Pencapaian Sasaran Pengelolaan Gudang SRG khususnya untuk 4 komoditas yang telah terdaftar yaitu gabah, beras, jagung dan kedelai, yang melibatkan stakeholder terkait.
Sebagai awal kegiatan dilaksanakan rapat koordinasi lintas sektor pada hari selasa, 14 September 2021 yang melibatkan BAPPEDA, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, serta Bagian Adm Perekonomian Setda Kabupaten.